Pada beberapa waktu terakhir ini penggunan bahasa di media sosial (medsos) disemarakkan dengan berbagai pengunaan bahasa yang tidak santun dan bahkan cenderung kasar. Tampaknya, banyak penguna medsos yang tidak menyadari bahwa tulisan yang diunggahnya dapat dituntut oleh pengguna medsos lain. Penelitian ini bertujuan untuk mediskripsikan penggunaan bahasa dalam medsos yang bagaimana yang dapat dituntut. Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian deskriptif kualitatif secara semantis.