Bahasa Nusantara merupakan sekumpulan bahasa yang digunakan di kepulauan Nusantara, terutama wilayah negara Indonesia. Sudah banyak penelitian bahasa Nusantara dari segi sinkronis dan diakronis, namun masih sedikit yang mengkaji tentang korespondensi dan variasi bunyinya. Penelitian ini menemukan adanya korespondensi bunyi sebagai penanda hubungan kekerabatan sehingga mempermudah mempelajari bahasa Nusantara, terutama hubungannya dengan pengembangan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan. Dengan menggunakan metode komparatif eksploratif, dapat ditentukan bentuk-bentuk kebahasaan yang mempunyai korespondensi bunyi, baik secara fonologis, morfologis, maupun leksikal.