Cablaka menjadi identitas subkebudayaan Jawa-Banyumasan yang blak-blakan atau apa adanya, sehingga dapat dijadikan sebagai penghela kejujuran. Tujuan penulisan makalah ini yakni: (1) menggali nilai kultural cablaka dalam cerita rakyat Banyumasan, (2) potensi cablaka sebagai penghela kejujuran, dan (3) urgensinya sebagai muatan pendidikan.