Artikel ini bertujuan untuk memaparkan pembelajaran berbasis kehidupan dengan muatan karakter bangsa untuk pembelajaran bahasa Indonesia abad 21. Pembelajaran bahasa Indonesia diharapkan dapat menjawab tantangan abad 21 yang berkait dengan kompetensi dan kualitas karakter dengan mendorong peserta didik untuk dapat berpikir kritis dan memecahkan masalah, kreatif dan inovatif, komunikatif, dan kolaboratif. Pembelajaran berbasis kehidupan terdiri atas tiga fase, yaitu (1) pengorganisasian dan penyampaian pembelajaran, (2) perluasan dan penghalusan pengetahuan, dan (3) penggunaan pengetahuan secara bermakna dengan muatan karakter bangsa untuk pembelajaran bahasa Indonesia abad 21.