Film pembelajaran untuk jenjang SMA/MA ini dapat dimanfaatkan untuk beberapa Kompetensi Dasar (KD) yang relevan. Durasi film yang diproduksi adalah tiga puluh menit. Hal tersebut dimaksudkan agar bisa leluasa dijadikan media pembelajaran menyesuaikan jam pelajaran di kelas. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan. Langkah-langkahnya adalah menyusun naskah/skenario film berdasar cerita rakyat yang dipilih, produksi (syuting), editing, finalisasi, dan uji lapangan. Sebelum diujikan ke lapangan, dalam hal ini ke salah satu SMA, produk film pembelajaran sudah melalui validasi ahli. Hasil penelitian menunjukkan jika kemasan dalam bentuk film lebih efektif untuk diterima dan dipahami oleh para peserta didik. Ke depan, pengembangan media pembelajaran berbasis cerita rakyat menjadi alternatif pilihan sebagai jembatan mempertemukan nilai adi luhung masa lalu dan kehidupan di masa sekarang.