Makalah ini membahas berbagai aspek bahasa sebagai sarana
komunikasi, diplomasi, kekuatan lunak (soft power) dalam proses mendorong kebijakan luar negeri untuk mencapai kepentingan nasional. Pembentukan Masyarakat Ekonomi Asia dianggap menjadi salah satu kesempatan penting bagi Indonesia untuk meningkatkan dampak diplomasi bahasa. Artikel ini menggambarkan dan memfokuskan pada bahasa dan diplomasi lieratur, dalam hal masalah, strategi dan mendorong bahasa Indonesia baik dari sudut pandangan internal maupun eksternal, terutama melalui pembelajaran bahasa Indonesia untuk orang asing (BIPA). Ini juga diadakan dengan tujuan untuk mengejar diplomasi bahasa melalui media massa.