Sejak dahulu Surakarta dikenal sebagai kota penghasil batik selain Yogyakarta dan Pekalongan. Industri batik Surakarta terkonsentrasi di daerah Laweyan, yang memang sejak dahulu dikenal sebagai sentra penghasil batik Surakarta. Industri batik Laweyan mempunyai sejarah panjang yaitu diawali dari usaha batik yang didirikan oleh para saudagar dari
Perkumpulan Serikat Dagang Islam (SDI). Hingga saat ini usaha batik di Kampung Laweyan masih tetap bertahan dan
berkembang. Industri batik Laweyan didominasi oleh para pengusaha batik yang merupakan generasipenerus pembatik di masa lalu.