Lewati ke konten utama
REPOSITORY ITEM

Repositori Institusi

cc_by_nc_4

Nelayan Mandar di Kabupaten Majene

Pernakah terbayang dalam pikiran, ketika menikmati makanan ikan, ternyata ikan tersebut ditangkap tidak dengan cara sederhana? Buku ini akan mengantar pembaca memahami apa dan bagimana lika-liku menangkap ikan dengan bekal pengetahuan kearifan lokal. Kearifan lokal bukan sekadar sebuah teori, tetapi suatu pengetahuan yang memberi manfaat, tidak saja yang menikmati, tetapi juga bagi yang melaksanakannya.
Ragam pengetahuan kearifan lokal dalam buku ini memberi wawasan pengetahuan mengenai cara-cara dan prosesi upacara sebelum nelayan mandar turun melaut. Selain dipengaruhi budaya setempat juga dipengaruhi budaya religius Islam. Prosesi upacara melaut ini unik dan menarik karena melibatkan sistem keyakinan mereka. Nelayan Mandar ini melibatkan simbol-simbol tertentu untuk mensugesti jiwa mereka menjadi keyakinan yang kukuh.
Misalnya, sebelum melaut, malamnya, jika punggawa, pimpinan nelayan bermimpi melihat bambu atau batang pisang, mereka akan membatalkan waktu melaut dan menjadwal ulang karena dianggap simbol kurang beruntung. Demikian pula ketika berjalan ke perahu, lebih senang apabila bertemu ibu hamil, dan pantang berpapasan dengan orang cacat.

Informasi Detail
Penerbit
Pustaka Refleksi / Balai Pelestarian Nilai Budaya Sulsel
Tahun Terbit
Bahasa
id
ISSN
-
License
cc_by_nc_4
Last Updated
2020-01-30T02:49:57Z
Akses Artikel