Kebudayaan sebagaimana organisme, lahir tumbuh, berkembang, menyusut, bisa pula lenyap. Dengan demikian kebudayaan bersifat dinamis, tidak beku dan terbuka untuk pengaruh dari luar. Ketika suatu kebudayaan mendapatkan berbagai penemuannya melalui daya kreativitas para pendukungnya, kebudayaan tersebut akan berkembang, terus meluaskan pengaruhnya ke budaya-budaya lain di sekitarnya. Pengaruh itu dapat diterima atau ditolak, sangat tergantung dari keperluan lingkup kebudayaan yang didatanginya.