Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa mengadakan program Pengiriman Sastrawan Berkarya pada tahun 2016 dan 2017. Pada tahun 2016 dikirim satu sastrawan ke luar negeri (Meksiko) dan lima sastrawan ke daerah 3T (terluar, v terdepan, tertinggal), yaitu ke Sabang, Aceh; Nunukan, Kalimantan Utara; Halmahera Barat, Maluku Utara; Belu,Nusa Tenggara Timur; dan Merauke, Papua. Pada tahun 2017 dikirim enam sastrawan ke daerah 3T, yaitu Natuna, Kepulauan Riau; Bengkayang, Kalimantan Barat; Talaud,Sulawesi Utara; Dompu, Nusa Tenggara Barat; Morotai,Maluku Utara; dan Raja Ampat, Papua Barat. Buku ini merupakan karya para sastrawan yang diperoleh dari hasil residensi selama kurang lebih dua puluh hari. Buku karya sastrawan ini mengangkat potensi, kondisi, dan kearifan lokal daerah pengiriman.