Lewati ke konten utama
REPOSITORY ITEM

Repositori Institusi

Awal kebangkitan dan keruntuhan Pelabuhan Pallime Di Bone

Pelabuhan Pallime pada awalnya hanyaberupa kawasan tepran. Pelabuhan iniberada di perairan Sungai Cenrana yang berhulu di Danau Tempe dan bermuara di Teluk Bone. Sejak abad ke 16 Masehi,sungai cenrana telah menjadi jalur lalulintas air yang menghubungkan antara daerah-daerah sekitar muara Teluk Bone dengan daerah-daerah sekitar Danau Tempe dan Danau Sidenreng.Jalur tradisional ini merupakan cikal bakal terbentuknya Pelabuhan Pallime sebagaipintu masuk angkut dan muat hasil-hasil bumi di daerah-daaerah Bugis. Pelabuhanini mengalami perkembangan pesat setelah dikuasai oleh pemerintah kolonial Belanda 1905. Bahkan lebih maju dibandingkan Pelabuhan Bajoe. Meningkatnya aktivitas Pelabuhan Pallime dikarenakan pemerintah Belanda membangun fasilitas pelabuhan seperti gudang barang, pabrik penggilingan dan gedung minyak.Buku ini mengupas awal kebangkitan dan keruntuhan Pelabuhan Pallime dan pengaruh sosio-ekonomi, serta geo-politik masyarakat di sekitarnya. Buku ini akan menjadi sedikit catatan sejarah tentang perjalanan sebuah pelabuhan tradisional yang mulai terlupakan oleh zaman. untuk itu, sangat baik dibaca oleh siapa saja pemerhati seja rah kepelabuhanan.

Informasi Detail
Penerbit
Balai Pelestarian Nilai Budaya Makassar
Tahun Terbit
Bahasa
id
ISSN
-
Last Updated
2021-06-16T04:26:21Z
Akses Artikel