Kota Kreatif di seluruh dunia yang dikenal dengan UCCN (UNESCO Creative Cities Network) kini gencar di dorong oleh UNESCO. Ini merupakan bagian dari program SDGs (Sustainable Development Goals), khususnya mengenai kota yang berkelanjutan. Tujuannya, ialah menjadikan kebudayaan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam pembangunan, khususnya di wilayah perkotaan. Bekraf pada tahun 2017 melalui laman portal resminya merilis 10 kota kreatif di Indonesia antara lain; Padang, Surabaya, Malang, Banyuwangi, Surakarta, Yogyakarta, Bandung, Pekalongan, Jakarta, dan Bali. Penyusunan daftar kota kreatif ini disandarkan pada beberapa elemen, seperti sejarah, budaya, kreatifitas warga, dukungan pemerintah daerah/kota, infrastruktur, potensi kota, serta pengakuan internasional. Pada tahun 2014, UNESCO menetapkan Pekalongan sebagai kota kreatif bidang kriya dan seni tradisional. Kemudian pada tahun berikutnya, Bandung menyusul menjadi kota kreatif dunia bidang disain (http://indonesiakreatif.bekraf.go.id/iknews/10-kota-kreatif-diindonesia-1/; http://indonesiakreatif.bekraf.go.id/iknews/ 10-kota-kreatif-diindonesia-2/)