Buku “Gambaran Sekolah Inklusif Di Indonesia” Tinjauan
Sekolah Menengah Pertama ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang tiga hal, yaitu kesiapan sekolah, kesempatan belajar dan ketersediaan guru. Metode yang digunakan adalah studi diskriptif kuantitatif. Studi diskriptif kuantitatif dilaksanakan karena data telah tersedia di Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan (PDSPK), yaitu data jumlah sekolah, jumlah siswa, dan jumlah guru pendamping khusus (GPK) tiap provinsi. Kompilasi data dilakukan untuk menjaring item data yang diperlukan dalam buku ini. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan teknik tabulasi dalam tabel. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menggunakan tabel dan grafik. Hasil dan bahasan juga menunjukkan tentang gambaran sekolah inklusif di Indonesia.