Buku ini merupakan suatu karya sastra Indonesia khususnya karya sastra daerah Istimewa Aceh. Suatu bentuk kesenian yang dikenal di daerah Gayo, Aceh disebut dengan nama saer. Kesenian saer didendangkan di dalam mesjid, surau, rumah rumah penduduk bahkan di lapangan terbuka. Saer yang bertema perjuangan seperti Inen Mayak Teri misalnya sering dibawakan oleh penyaer Inen Pasa di lapangan terbuka, karena dimaksudkan untuk menimbulkan semangat perjuangan.
Harun Rasyid pengarang buku "Pasa" ini adalah merupakan
sekretaris Tengku Yahya bin Rasib seorang pengarang yang gigih
pada jamannya. Tengku Yahya banyak memasukkan dakwah Islam ke dalam saernya dengan tujuan untuk mengurangi kebiasaan yang kurang sesuai dengan ajaran agama yang sudah berlaku menjadi kebiasaan penduduk.