Purbawidya Volume 3 Nomor 2 Tahun 2014 ini memuat enam artikel. Lutfi Yondri dengan judul Struktur Punden Berundak Gunung Padang dan Adaptasi Lingkungan. Tulisan ini membahas tentang fisik dan pola susun balok-balok batu penyusun struktur punden berundak terkait dengan refleksi adaptasi terhadap kondisi lingkungan dari masyarakat pendukung tradisi budaya pengagungan arwah nenek moyang (megalitik)
yang terjadipada masa lalu masa lalu. Tulisan kedua berjudul Budaya Megalitik Mata Rantai Penutur Austronesia di Kawasan Pandeglang yang ditulis oleh Sudari Prijono. Tulisan ini membahas mengungkap jejak-jejak budaya penutur Austronesia di Pandeglang berdasarkan banyak ditemukan tinggalan budaya megalitik wilayah Pandeglang. Berdasarkan hasil kajian diperoleh simpulan bahwa tinggalan budaya megalitik di
kawasan Pandeglang merupakan campuran antara budaya yang dibawa oleh penutur Austronesia dan budaya Indonesia asli.