"Kajian Naskah Tajussalatin" Karangan Bukhari Jauhari pada tahun 1603, yang pada awlnya ditulis dalam bahasa melayu berbentuk prosa dengan penggunaan huruf Jawi atau Arab Melayu. Kemudian diubah ke dalam hikayat Aceh, atas anjuran teuku Chik Keumangan pada abad 19.
Isi naskah "Tajussalatin" (Mahkota para sultan), adalah pedoman hidup bagi raja-raja. Pedoman ini berisi ajaran-ajaran akidah, akhlak, hukum, sejarah dan aturan-aturan lainnya yang sangat bermanfaat bagi para penguasa dan pemimpin dunia modern sekarang.