Bagi bangsa Indonesia yang memperoleh kemerdekaan dan
kedaulatannya kembali pada tanggal 17 Agustus 1945, sesudah
betjuang melalui berbagai perlawanan fisik, rnaka sejarah perlawanan itu sendiri menempati kedudukan utama dan mempunyai nilai tinggi. Sepanjang sejarah imperialisme dan kolinailisme di Indonesia, telah terjadi berbagai perlawanan, besar maupun kecil, sebagai reaksi terhadap sistem imperialisme dan kolonialisme bangsa asing. Pengalaman-pengalaman itu merupakan modal yang berharga dalam usaha mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.