Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan meremediasi
miskonsepsi atau kesalahan konsep pada guru-guru IPA SMP.
Kesalahan konsep guru IPA dapat terjadi karena guru IPA tidak
menguasai konsep yang benar atau menguasai konsep secara baik
tetapi keliru menjelaskannya. Kesalahan-kesalahan konsep pada guru
perlu segera dibantu untuk mengkonstruksi atau membangun konsep�konsep baru yang lebih sesuai dengan konsep-konsep ilmiah sehingga
tidak menyebarkan kesalahan-kesalahan tersebut ke siswanya.
Terdapat 69% dari 29 konsep kelistrikan yang teridentifikasi
miskonsepsi melalui tes dan wawancara. Kesalahan-kesalahan konsep
guru IPA yang teridentifikasi tersebut diperbaiki atau dibantu belajar
kembali melalui proses pembelajaran berbasis simulasi. Proses
pembelajaran berbasis simulasi tersebut dapat menumbuhkan sikap
positif pada guru IPA serta cukup termotivasi untuk belajar
memperbaiki kesalahan-kesalahannya.