Lewati ke konten utama
REPOSITORY ITEM

Repositori Institusi

Burung Kakatua dan burung Maleo : manu Laka kai manu Ndeune : the Parrot and the Maleo

Konon pada zaman dahulu, burung Kakak tua dan burung Maleo itu sama-sama hidup di pohon Kemana-mana selalu bersama. Suatu hari mereka bermain kehutan sagu. Seketika terjadilah perdebatan panjang pun terjadi diantara mereka. Mulai dari makanan yang mereka konsumsi hingga kemolekan yang mereka miliki karena warna bulu mereka. Terjadilah pertengkaran antara burung Kakak tua dan burung Maleo tentang warna isi sagu. Tiap-tiap mereka bersikeras mempertahankan pendapatnya. Karena habis kesabaran, burung kakak tua terbang menyambar parang milik penokok sagu kemudian memotong putus ekor burung maleo hingga tak tersisa. Sejak saat itu burung Kakak tua dan burung Maleo memutuskan pertemanan. Sejak itu ekor burung Maleo menjadi pendek sedangkan mulut burung Kakak tua menjadi hitam. Pertengkaran tidak akan mendatangkan keuntungan malah kerugian.

Informasi Detail
Penerbit
Kantor Bahasa Provinsi Maluku
Bahasa
id
ISSN
-
Last Updated
2023-02-03T07:34:12Z
Akses Artikel