Aria seorang anak laki-laki, tinggal bersama kakek dan neneknya, yang keduanya merupakan pemilik industri rumahan Sate Bandeng. Sementara Ayahnya pergi merantau dan ibunya telah tiada. Aria dan teman-teman sekolahnya diberikan tugas pelajaran Kesenian oleh gurunya, Ibu Harum untuk secara berkelompok membuat maket bangunan yang akan diikutsertakan dalam kompetisi sekolah. Aria dan kedua sahabatnya, Dimas dan Annisa mencari informasi mengenai bangunan - bangunan bersejarah yang ada di sekitar mereka. Sisa puing dan cerita di balik Keraton Kaibon berhasil membuat mereka terkagum - kagum dan bersepakat untuk membuat maket Keraton Kaibon. Dalam pembuatan maket Keraton Kaibon, Aria berkonflik dengan sahabatnya. Dapatkah Aria menyelesaikan maket Keraton Kaibon yang merupakan persembahannya untuk sang ibunda yang telah tiada?