BUku ini di terbitkan untuk 'merekam' tinggalan sejarah dan kepubakalaan dari masa pertumbuhan agama Islam di Palembang. Tinggalan ini merupakah khasanah budaya yang menjadi bagian dari kebudayaan nasional dan sekaligus memberikan corat dan nafas baru keislaman.
Rancang bangun pada makam para Sultan dan para penyebar agama Islam di Palembang tidak mengambil alih teknologi dunia Islam dari daerah Magribi, Persia, Arab, Siria
dan India (Gujarat) melainkan mengadaptasikan arsitektur
lokal yang sudah ada sebelumnya, baik yang bersifat Hindu-Budha maupun bangunan asli berupa punden berundak. Gaya
bangunan yang alami mengikuti proses panjang kebudayaan
selama berabad-abad.