Buku ini dimaksudkan untuk memahami dan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan antikorupsi serta bentuk kearifan lokal pada suku Sasak di Lombok. Pendidikan antikorupsi atau anti-ngelingkungan pada masyarakat suku Sasak telah mulai ditanamkan pada anak-anak sejak dini. Artinya anak-anak sudah mulai diberikan pemahaman tentang pendidikan antikorupsi, yaitu ketika anak-anak sudah bisa membedakan antara baik dan buruk. Media yang pakai orang tua untuk memberikan pemahaman tentang pendidikan antikorupsi melalui cerita rakyat atau dongeng, legenda, kisah leluhur seperti contoh cerita Cupak Gerantang.