Di dalam penelitian ini garapan dibatasi pada kosakata Melayu yang terdapat naskah Wawacan Sajarah Galuh, Tjarita Parahiangan Siksakandang Karesian, dan Lutung Kasarung. Kosa kata Melayu yang mewarnai bahasa Sunda standar dideskripsikan dan dianalisis secara deskripsi secara komparatit dari segi kosakata itu dengan kosakata Sunda dan/atau Indoensia.
Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kosa kata Melayu dalam naskah Sunda Kuno, memilih kosakata Melayu yang homofon dan homograf, memilah kosakata Melayu yang memiliki bentuk sama dan maknanyasama serta bentuknya sama tetapi maknanya berbeda, dan mengkaji dampak homonimi dan hubungannya dengan polisemi.
Hasil penelitian in sangat bermanfaat bagi pembinaan dan pengembangan bahasa Sunda khususnya dan pembinaan dan pengembangan bahasa Indonesia umumnya. Hasil penelitian ini pun diharapkan bermanfaat bagi data linguistik Indonesia. Bagi linguistik historis komparatif, penelitian ini sangat berguna untuk penelusuran kosakata dalam silsilah proto-Melayu atau Austronesia.