Arsitektur yang diketengahkan dalam booklet ini adalah rumah
tradisional Betawi, Sumbawa, Palembang, Minahasa, dan Dani. Kelima rumah tradisional didisain dan diatur sesuai dengan aturan sosial yang berlaku dalam masyarakat suku bangsa pendukungnya. Masing-masing rumah tradisional tersebut memiliki kekhususan (nilai sakral dan profan) yang berbeda satu sama Iainnya. Hal ini dapat diketahui dari pembagian ruang.
Meskipun secara umum, nilai yang ditampilkan pada ruang tertentu adalah sama misalnya ruang depan sifatnya lebih terbuka (publik) dan digunakan oleh siapa saja, sedangkan ruang tidur sifatnya tertutup (privacy) dan hanya digunakan oleh pemilik rumah.