Berdasarkan tipologi desa dari Pemerintah Propinsi Nusa Tenggara TImur, Desa Sanleu tergolong swasembada, sedangkan Desa Tanarara tergolong desa swakarya. Sesuai temuan penelitian, secara keseluruhan, Desa Sanleu mempunyai kemampuan yang lebih besar daripada Desa Tanarara untuk berkembang lebih lanjut, walaupun kelebihan desa swasembada daripada desa swakarya tidak mencakup keenam variabel yang digunakan sebagai dasar asumsi. Dengan kata lain, ekosistem desa swasembada lebih mantap daripada desa swakarya.