Galeri Nasional Indonesia (Galnas) sebagai salah satu lembaga kebudayaan di bidang seni rupa, keberadaannya relatif masih baru (diresmikan tanggal 8 Mei 1999), padahal dilihat dari tugas fungsinya memiliki peran dan kontribusi yang penting dalam rangka pelestarian, pengembangan dan pemanfaatan karya seni seni rupa untuk meningkatkan kecintaan dan daya apresiasi masyarakat terhadap karya seni rupa.
GNI tidak saja menjadi pusat aktifitas kesenian tetapi juga sebagai salah satu museum seni rupa di Indonesia, yang memiliki ± 1700 koleksi. lnstitusi ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas khususnya kalangan pelajar, mahasiswa, dan pecinta seni untuk kepentingan yang bersifat edukatif, kultural dan rekreatif. Lebih-lebih dimasa yang akan datang Galeri Nasionallndonesia diharapkan menjadi semacam barometer mutu perkembanagn seni rupa Indonesia mutakhir sekaligus berfungsi menjadi fasilitator atau wadah untuk mengembangkan potensi perupa Indonesia dalam hubungan regional dan internasional.
Akan tetapi dalam perkembangannya masih kurang dimanfaatkan secara optimal , hal ini antara lain disebabkan karena eksistesi lembaga ini kurang tersosialisasi dengan baik. Oleh karena itu upaya penyebarluasan informasi dalam berbagai media dipandang penting dan akan terus kami lakukan. Dalam hal ini kami telah menyusun bahan atau produk publikasi seperti CO-Rom, website, brosur, poster, kalender acara, dan katalog koleksi. Kali ini kami kembali menyusun dan menerbitkan buklet ini, yang berisikan profil tentang Galeri Nasional Indonesia.