Kain songket dan kain tenun sebagai salah satu wujud kebudayaan berupa benda fisik kerapkali melahirkan rasa kagum dan bangga akan prestasi para penenunnya. Hal itu jamak terjadi jika kita mencoba memahami teknis pengerjaannya yaitu dengan keterampilan tangan dipadukan dengan kreativitas mengolah imajinasi untuk menciptakan pola dan motif-motif yang menghiasi bidang kain. Proses kreatif dan pengalaman kultural semakin memperkaya motif-motif itu menjadi karya yang sarat dengan nilai simbolis.
Museum Negeri Propinsi Nusa Tenggara Barat memiliki koleksi kain songket dan kain tenun berjumlah lebih kurang 800 helai. Sehubungan dengan keberadaan koleksi kain songket dan kain tenun itu, informasi tentang apa, bagaimana, kapan, dan untuk apa kain tersebut merupakan hal yang penting dalam upaya melakukan pelestarian warisan budaya, pembinaan dan pengembangannya.