Bahasa Lampung terbagi dalam dua dialek besar, yaitu bahasa Lampung dialek O dan bahasa Lampung dialek A. Tiap-tiap dialek itu terbagi pula atas subdialek sehingga dikenal bahasa Lampung Abung, bahasa Lampung Tulang Bawang yang termasuk dialek O dan bahasa Lampung Pubiyan, bahasa Lampung Pemanggilan, dan bahasa Lampung Jelma Daya yang termasuk dialek A. Pada tahun 1973, Walker menghasilkan buku yang berjudul The Language The Pesisir Dialect of Way Lima. Dalam buku itu dijelaskan secara garis besar segi-segi kebahasaan bahasa Lampung dialek Pesisir, yaitu fonologi, morfologi, dan sintaksis. Namun, data yang dipaparkan dalam buku tersebut belum lengkap sehingga penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan data terbaru tentang aturan bahasa Lampung dialek pesisir, yaitu mengenai tata bunyi, tata bentuk, dan
tata kalimat, di samping untuk dijadikan acuan dalam kepustakaan linguistik Indonesia.