Buku ini mengemukakan beberapa hal yang dianggap penting sehubungan dengan pengumpulan ungkapan tradisional di lapangan.
a. Ungkapan tradisional Sunda umumnya sangat estetis, mengandung unsur puitis dan kekuatan bunyi kata. Hal inilah salah satu sebab mengapa ungkapan tradisional itu mudah diingat dan tidak mudah berubah, baik struktumya maupun bunyinya, dari generasi ke generasi berikutnya.
b. Pada generasi yang diwarisinya timbul rasa kagum terhadap kearifan penciptanya, terhadap nenek moyang sebagai pewaris ungkapan itu sebab di samping estetis juga mengandung pesan atau nasihat, terselubung makna yang tinggi, nilai budaya, pandangan hidup, nilai etik, dan moral.
c. Ungkapan tradisional disampaikan oleh penuturnya agar pendengarnya (generasi berikutnya) mengetahui mana nilai-nilai yang baik yang harus dijadikan pegangan dan mana nilai yang buruk yang harus dihindari.
d. Tempat tumbuh dan dipakainya ungkapan tradisional Sunda ialah dalam masyarakat rural-agraris-tradisional, yang juga sudah berubah ke masyarakat urban-industrial-modern , yang segalanya memerlukan serba cepat dan serba berdaya guna sehingga pemakaian ungkapan tradisional Sunda mengalami kemunduran.