Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai salah satu "kawasan industri" (industri ringan ) telah mengalami perubahan dalam kehidupan sosial budayanya dengan ditandai oleh ciri kehidupan budaya industri-modern-perkotaan. Sistem nilai budaya tentang sikap hidup maupun perilaku/tingkah laku termasuk nilai-nilai keagamaan masyarakat mulai berubah. Banyak tatanan yang tadinya dianggap suci sekarang dianggap biasa-biasa saja. Kehidupan modern di perkotaan dengan fasilitas teknologi dan teknik-teknik organisasi yang lebih canggih telah membuat kehidupan masyarakat tersebut relatif mudah.