Perubahan pola kehidupan masyarakat pada dasarnya dapat dilihat sebagai akibat dari pertemuan dua pola perangkat kebudayaan yaitu pola kebudayaan masyarakat agraris dan pola perangkat industri yang datang dengan demikian pertemuan kedua pola ini melahirkan adanya suatu proses perubahan baik dilihat dari segi masyarakat agraris yang bersangkutan maupun dari perangkat industri yang datang akibatnya terbentuklah masyarakat industri dengan masyarakat majemuk yang beraneka ragam suku bangsa. kebudayaan, agama, keahlian dan pendidikan. Khususnya di Sulawesi Tengah bentuk yang lebih khusus lagi akibat pertemuan kedua kebudayaan ini adalah akan tercermin di dafam adanya perubahan-perubahan kehidupan masyarakat baik perubahan dalam tingkah laku seseorang (individual behavior), perubahan dalam institusi masyarakat (Sosial Institution) maupun perubahan dalam sistem nilai budaya daya (value system). Perubahan yang terjadi dalam tingkah laku seseorang menyangkut lapangan pekerjaan, pendidikan kehidupan keluarga dan peranan wanita.