Senjata tajam, karena kekhasan tertentu yang dimiliki, dapat menjadi identitas etnik suatu kelompok masyarakat. Masyarakat Dayak yang mendiami belantara Kalimantan telah mengembangkan senjata tajam yang khas, indah dan efektif sesuai fungsinya yaitu "mandau". Perkembangannya menyeluruh hampir meliputi kelompok-kelompok masyarakat Dayak yang hidup berkelompok-kelompok di seluruh pulau ini.
Kehidupan masyarakat Dayak yang penuh tantangan di hutan belantara menjadikan tuntutan bagi mereka agar senjata tajam yang mereka ciptakan betul-betul memiliki daya guna yang tinggi. Tumbuhnya tradisi senjata tajam mandau tersebut merupakan jawaban yang tepat, sebab kenyataannya bentuk mandau, cara mengenakan serta pengamanan dalam membawa dan memegang tangkainya, merupakan aspek yang mendukung kehebatan mandau, yang tidak dipenuhi oleh senjata tajam lain dari manapun.