Lewati ke konten utama
REPOSITORY ITEM

Repositori Institusi

Inventarisasi karya budaya tradisi Barempuk di desa Kakiang kecamatan Moyo Hilir kabupaten Sumbawa Nusa Tenggara Barat

Barempuk juga memiliki nama lain bernama Baranek Bawi, asal kata anek, yang berarti hantam bertubi-tubi seperti bawi atau babi, yaitu menghantam bagaikan babi menggusur tanah cari umbi untuk makan. Pengaruh ucapan orang/etnis samawa yang begitu rupa permainan ini menjadi bernama beranak bawi juga dapat dibenarkan karena lakon permainan ini juga mirip dengan tingkah babi beranak yang marah kalau diganggu. Secara tradisional permainan ini diadakan di musimpanen, dalam arena sawah ketika acara mataq-ramai, yaitu gotong- royong memotong padi. Mataq ramai (potong padi beramai-ramai) berlangsung sepanjang hari diikuti oleh tua muda, pemuda dan pemudi dari beberapa kampung dan desa. Sekedar selingan dan hiburan, Barempuk ditradisikan oleh masyarakat samawa karena telah memiliki fungsi antara lain pertama sebagai media bersyukur kepada sang pencipta yang menciptakan dan memelihara padi dan tanaman lain yang ditanam oleh petani samawa. kedua sebagai media kebersamaan ketiga sebagai media pembentukan adu nyali, keberanian dan ketangkasan tanpa dendam. Dengan kompleksitas fungsi barempuk dapat dipastikan permainan ini telah mengandung nilai budaya seperti nilai spiritual, nilai solidaritas dan integritas, nilai pergaulan yang memiliki etika dan nilai yang membangkitkan jiwa ksatria serta
kejujuran dan nilai sportifitas.

Informasi Detail
Penerbit
Penerbit Kepel Press
Tahun Terbit
Bahasa
id
ISSN
-
Last Updated
2025-01-13T01:00:16Z
Akses Artikel