Raka dan Huda menjalin persabatan yang baik. Namun, mereka dianggap menjadi biang masalah di kelas. Hanya Raka dan Huda yang tidak tertarik dengan kegiatan ekstrakurikuler yang telah tersedia. Mereka ingin sesuatu yang berbeda. Saat perayaan lustrum sekolah, semua siswa diwajibkan untuk pentas. Raka dan Huda merasa bingung karena belum memiliki keterampilan apa-apa. Suatu hari Raka memiliki ide untuk menemui Ki Gendheng Ardianto. Apakah Raka dan Huda mampu menampilkan sesuatu yang berbeda di bawah bimbingan Ki Gendheng?
Buku ini disajikan dalam dua bahasa (Jawa dan Indonesia) dan dilengkapi dengan ilustrasi yang menarik.