Dimas mendapat tugas dari guru Bahasa Jawa untuk menulis karangan. Ia memutuskan untuk menulis tentang Gumuk Pasir Parangtritis. Mas Rudi menjelaskan terkait asal-usul Gumuk Pasir Parangtritis, tanaman yang ada di sana, dan masih banyak lagi. Dimas juga diajak untuk berkeliling ke Museum Gumuk Pasir oleh Mas Rudi. Museum Gumuk Pasir berisi informasi terjadinya gundukan pasir dengan lebih jelas dan mudah dimengerti.
Buku ini disajikan dalam dua bahasa (Jawa dan Indonesia) dan dilengkapi dengan ilustrasi yang menarik.