Sebagai gubernur pertama pascaproklamasi kemerdekaan RI mereka dihadapkan dengan tantangan dan berbagai persoalan besar baik lokal maupun nasional. Bayangan kembalinya kolonialisme, kondisi politik nasional dan lokal yang belum stabil, sistem hukum, dan ketatanegaraan yang belum kuat menjadi tantangan besar bagi mereka dalam memerintah negara yang baru terbentuk. Oleh karena itu menarik untuk diungkap bagaimana para tokoh merespon tantangan, menjawab berbagai persoalan dan menghadapi krisis tersebut. Selain peranan mereka dalam kancah politik lokal dan nasional buku ini menjelaskan sisi humanis tokoh yang penting sebagai inspirasi. Menjadi gubernur pada periode revolusi berati siap-sedia merelakan kehidupan pribadi mengorbankan jiwa dan raga untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Buku ini diharapkan menjadi bahan permenungan bagi kita semua serta generasi muda bahwa dalam sejarah Indonesia pemimpin yang berkarakter dapat lahir dari situasi yang sulit, penuh tantangan dan rintangan.