Malika, murid baru di kelas Shanum. Karena belum dijemput, Shanum mengajak Malika ke rumahnya. Dia bisa menghubungi ayahnya. Dia bisa meminjam gawai Emak Shanum. Setibanya, Ibu Shanum mengajak mereka makan. Malika penasaran melihat sambal di meja. Dia mencicipi sambal itu. Rasanya agak asam. Shanum memberitahu itu sambal tempuyak. Selesai makan, Shanum mengajak Malika ke dapur.Dia menjelaskan cara membuat tempuyak. Malika kegirangan. Sekarang dia sudah tahu cara membuat tempuyak. Ada manfaat telat dijemput.