Seminar Internasional Sastra Antar Bangsa, Indonesia--Malaysia 2016, yang menghadirkan berbagai sastrawan dari Indonesia, Malaysia, dan Negeri Serumpun yang digelar di PKKH (Pusat Kebudayaan Koesnadi Hardjasumantri) UGM pada 14- -18 September 2016 ini agaknya memiliki korelasi dengan pemikiran di atas. Hal ini terutama didukung oleh visi "menjunjung dan mendukung Pemerintah RI dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di bidang sastra Indonesia, Malaysia, dan negeri serumpun" dan didukung pula oleh misi "menjadikan sastra Indonesia sebagai sarana dan media terpandang dalam upaya meningkatkan pergaulan dan manajemen pemeliharaan seni sastra serta pengembangannya di wilayah internasional."