Saat liburan sekolah, Daim diajak Kakek Ibad menyadap karet. Karena topi purun Kakek bolong, tidak sengaja terkena kotoran burung yang jatuh. Daim yang melihat kejadian itu merasa kasihan. Ia berencana membelikan Kakek Ibad topi purun yang baru. Saat mencari topi purun, Daim mengalami banyak kejadian yang tidak ia sangka. Sampai akhirnya, ia ikut belajar bahkan membuat topi purun itu untuk Kakek Ibad. Tidak hanya itu, saat hendak memberikan topi purun kepada Kakek banyak halangan yang membuatnya hampir putus asa. Namun, Daim tidak menyerah dan bersikukuh harus memberikan kepada Kakek Ibad. Akhirnya, ia pun berhasil memberikan topi purun itu kepada Kakek Ibad dan ia juga memperoleh hadiah yang tidak ia sangka.