Lewati ke konten utama
REPOSITORY ITEM

Repositori Institusi

Makan besame dumah Caca = Makan bersama di rumah Caca

Studi menunjukkan bahwa anak-anak berusaha 7-11 tahun yang memiliki waktu makan berkualitas cenderung memiliki kualitas akademik yang lebih baik. Di Kabupaten Bengkulu Tengah, ada sebuah tradidi yang bernama bebusik mawa ibat. Tradisi ini adalah kegiatan makan bersama yang dilakukan oleh anak-anak di teras rumah. Anak-anak membawa bekalnya dari rumah masing-masing. Bekal yang dibawa berupa nasi dan lauk rumahan. Biasanya, saat bebusik mawe ibat, anak-anak saling mencicipi makanan teman-temannya. Siang itu, Caca, Hilman, Aan dan Imah bebusik mawe ibat di teras rumah Caca. Dampaknya, membuat Imah menghabiskan semua makanannya. Selama ini, Imah tergolong anak yang susah makan sendiri. Imah akan lahap makan, jika susahnya ramai dan bersama teman-temannya. Imah akan lahap makan, jika suasana ramai dan bersama teman-temannya. Selain itu, Hilman yang tidak mau makan sayur, akhirnya mau mencoba makan sayur dan menghabiskannya. Tradisi bebusik mawe ibat ini dapat meningkatkan sikap anak dalam bersosialisasi. Selain itu, tradisi ini membuat makan anak-anak menjadi lahap. Mereka bisa saling belajar, berbagi, dan mencicipi berbagai jenis makanan yang ada.

Informasi Detail
Penerbit
Balai Bahasa Provinsi Bengkulu
Tahun Terbit
Bahasa
id
ISSN
-
Last Updated
2026-02-12T14:50:32Z
Akses Artikel