Model pembelajaran Bahasa Lampung tingkat SMP ini disusun sebagai upaya revitalisasi bahasa daerah melalui program Merdeka Belajar. Model ini dirancang untuk menciptakan pembelajaran yang menarik, menyenangkan, dan efektif dengan menekankan keterlibatan aktif siswa dalam keterampilan berbahasa, yaitu menyimak, berbicara, membaca, dan menulis, termasuk penggunaan aksara Lampung. Berbagai model seperti experiential learning, discovery learning, problem based learning, kooperatif, kolaboratif, dan inkuiri diterapkan sesuai karakteristik materi dan siswa.