PT. PLN (Persero) Unit Pelayanan Transmisi (UPT) merupakan pusat
pengaturan kebutuhan beban tenaga listrik yang ada di Provinsi Riau. Studi aliran
daya pada sistem penyaluran di UPT Pekanbaru sendiri yaitu dari Gardu Induk
Koto Panjang sampai ke Gardu Induk Kota Pinang. Sedangkan unit pembangkitan
yang mensuplai sistem penyaluran di sistem Riau sendiri yaitu Pembangkit Listrik
Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang, Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) &
Mesin Gas (PLTMG) Teluk Lembu, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)
Tenayan Raya, PLTG Balaipungut dan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas
(PLTMG) Balaipungut. Adapun software yang dipakai yaitu Digsilent Power
Factory, Electrical Transient Analysis Program dan Matlab. Sedangkan metode
yang digunakan dalam penyelesaian aliran daya adalah metode Gauss-Seidel
dengan faktor percepatan 1,3. Setelah Program di jalankan, didapat hasil aliran
daya terbesar terjadi pada rel GI Balai Pungut ke GI Duri yaitu sebesar 207,99
MVA. Sedangkan total rugi-rugi daya pada sistem Riau sebesar 19,31 MW dan
77,83 MVAR . Besar aliran daya yang mengalir dari Gardu Induk Pasir Putih ke
Gardu Induk Garuda Sakti dengan menggunakan Matlab yaitu daya Aktif 39.51
MW dan daya reaktif -1,78 MVAR. Untuk hasil dari program digsilent sebesar
59,63 MW dan 24,09 MVAR dan untuk program ETAP sebesar 41.56 MW dan -
15.75 MVAR.
Kata kunci : Aliran daya, Gardu induk, Pembangkitan, Gauss-Seidel, Matlab,
Digsilent, ETAP.