Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa dan mengukur tingkat
efisiensi perusahaan pertambangan batubara pada tahun 2013 sampai dengan
tahun 2017 dengan menggunakan metode Stochastic Frontier Analysis (SFA).
Objek penelitian ini adalah Perusahaan Pertambangan subsektor Batubara di
Indonesia. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 1.) PT.Bukit
Asam tbk, 2.) PT.Golden Eagle Energy tbk, 3.) PT.Bara Jaya Internasional tbk, 4.)
PT.Perdana Karya Perkasa tbk, 5.) PT.Petrosea tbk di Indonesia. Sampel yang
digunakan untuk melakukan penelitian ini adalah purposive sampling (judment
sampling). Sumber data yang digunakan adalah data sekunder.Variabel yang
digunakan yaitu.Variabel input adalah beban kerja pegawai dan beban
operasional, sedangkan variabel output adalah laba operasional perusahaan.
Perhitungan efisiensi perusahaan batubara yaitu dengan menggunakan metode
Stochastic Frontier Analysis (SFA).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat efisiensi perusahaan
pertambangan batubara di Indonesia selama periode 2013-2017 belum berjalan
secara efisien, karena masih berkisar diantara 10 persen-25 persen dan belum bisa
dikatakan optimal karena belum mendekati angka 100 persen.
Kata Kunci: Efisiensi, Stochastic Frontier Analysis (SFA).