Di bawah bimbingan ibu
Ir. Latifa Siswati, MP sebagai pembimbing I dan ibu Ir. Niken Nurwati, M.Si
sebagai pembimbing II.
Penenelitian ini di lakukan di Desa Lubuk Gaung Kecamatan Siak Kecil
Kabupaten Bengkalis yang di mulai dari bulan November 2016 sampai dengan
Januari 2017. Tujuan penelitian ini adalah (1) Menganalisis biaya produksi dan
pendapatan usaha pengilingan padi di desa Lubuk Gaung Kecamatan Siak Kecil
Kabupaten Bengkalis (2) Mengetahui Break Event Point (BEP) usaha
penggilingan padi di Desa Lubuk Gaung Kecamatan Siak Kecil Kabupaten
Bengkalis (3) Mengetahui kelayakan usaha penggilingan padi di Desa Lubuk
Gaung Kecamatan Siak Kecil Kabupaten Bengkalis. Pengumpulan data dalam
skripsi ini di ambil mengunakan metode sensus. Data yang di kumpulkan terdiri
atas data primer dan data sekunder.
Dari hasil penelitian diketahui bahwa rata-rata biaya penggilingan pengusaha
sebesar Rp. 53.314.333,-/tahun. Dan rata-rata pendapatan kotor yang di dapatkan
oleh pengusaha sebesar Rp. 94.875.000,-/tahun dengan harga sewa gilingan
sebesar Rp. 1.000/kg. Sedangkan rata-rata pendapatan bersih yang di dapatkan
oleh pengsaha sebesar Rp. 41.546.694,-/tahun. Dari hasil rata-rata pendapatan
kotor dengan total biaya penggilingan sehingga di peroleh BCR sebesar 1,78
artinya dimana setiap 1 biaya yang di keluarkan dalam usaha penggilingan padi
akan memperoleh keuntungan sebesar 0,78 sehingga usaha penggilingan padi di
desa Lubuk Gaung Kecamatan Siak Kecil Kabupaten Bengkalis layak untuk di
teruskan karena BCR lebih dari 1.