Rendahnya hasil produktifitas tanaman kakao di Riau di sebapkan oleh
karena kurang tersedianya bibit kako yang berkualitas maka perlu usaha perbaikan
dengan menggunakan teknologi budidaya pertanian yang efektif dan efisien baik
dengan metode budidaya maupun penambahan berbagai substansi pertumbuhan.
Salah satu alternatif yang dapat dilakukan yaitu dengan pemberian zat pengatur
tumbuh yang bertujuan untuk memacu atau meransang pertumbuhan bibit
tanaman kakao agar lebih bagus.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan mendapatkan
konsentrasi ZPT Dekamon yang terbaik terhadap pertumbuhan bibit kakao
(Theobroma cacao L). Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas
Pertanian Universitas Lancang Kuning Jl. Yossudarso Km.8. dengan topografi
datar dan ketinggian 16 m dpl. Penelitian ini akan dilaksanakan selama 3 bulan
dimulai bulan Februari sampai bulan April 2019.
Penelitian ini dilakukan secara eksperimen dengan menggunakan pola
Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial,yang terdiri dari 5 (lima)
perlakuan dengan 4 (empat) kali ulangan sehingga jumlah plot keseluruhan ada 20
plot percobaan, setiap plot terdiri dari 4 (empat) tanaman dan 2 (dua) tanaman di
jadikan sampel. Adapun perlakuan yang diteliti adalah R0 Tampa pemberian ZPT
Dekamon (Kontrol), R1 Pemberian ZPT Dekamon dengan konsentrasi 0,1%, R2
Pemberian ZPT Dekamon dengan konsentrasi 0,15 %, R3 Pemberian ZPT
Dekamon dengan konsentrasi 0,2 %, R4 Pemberian ZPT Dekamon dengan
konsentrasi 0,25 %.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ZPT Dekamon berpengaruh
nyata terhadap parameter Tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, lebar
daun dan panjang daun. Konsentrasi ZPT Dekamon yang memberikan
pertumbuhan terbaik terhadap bibit kakao adalah 0,15 %.