Sistem verifikasi dokumen adalah salah satu bentuk pencegahan pemalsuan
dokumen, dimana setiap dokumen harus melalui verifikasi dan validasi untuk
mengetahui keaslian dokumen. Pada Universitas Lancang Kuning terdapat
beberapa fakultas salah satunya adalah fakultas Ilmu Komputer yang memiliki
dua Prodi (Program Studi) yaitu Teknik Informatika dan Sistem infomasi.
Dokumen – dokumen yang terdapat di Prodi Teknik Informatika belum memiliki
sistem verifikasi atau validasi yang mana akan mengakibatkan terjadi praktik
pemalsuan dokumen yang dapat merugikan mahasiswa, pihak Civitas Prodi
Teknik Informatika, maupun Fakultas. Salah satu teknologi informasi yang dapat
mengurangi pemalsuan dokumen adalah penggunaan QR Code (Quick Response
Code) dalam mengidentifikasi maupun melakukan verfikasi. Pada perancangan
sistem verifikasi dokumen ini menggunakan UML (Unified Modelling Language)
untuk memodelkan dan merancang sistem yang akan dibangun. Permodelan yang
digunakan adalah permodelan waterfall, dimana permodelan ini sebagai langkah -
langkah pemecah suatu masalah agar mencapai suatu tujuan tertentu dalam
pembuatan aplikasi, mulai dari tahap analisa sistem, design sistem, implementasi
hingga pengujian sistem. Pada pengujian sistem menggunakan metode blackbox
yang berfokus pada spesifikasi fungsional dari perangkat lunak. Hasil dari
penelitian ini yaitu sistem vertifikasi dokumen berbasis web yang dapat
membantu Fakultas Ilmu Komputer Universitas Lacang Kuning untuk melakukan
verifikasi dokumen.
Kata kunci : QR Code, Verifikasi, Dokumen