Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan
menganalisis efisiensi dan efektifitas kinerja Pemerintah Provinsi Riau jika dilihat
dari rasio keuangan yang meliputi Rasio Derajat Desentralisasi, Rasio
Kemandirian, Rasio Efektivitas PAD, Rasio Efisiensi Keuangan Daerah, dan
Rasio Keserasian, mengetahui dan menganalisis kinerja Pemerintah Provinsi Riau
jika dilihat dari kemampuan sumber daya manusia yang dimiliki dan dilihat dari
pengelolaan sumber daya alam yang dimiliki.Populasi dalam penelitian ini adalah
seluruh pegawai Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi
Riau sebanyak 112 orang.Sampel dalam penelitian ini adalah pegawai BPKA
Provinsi Riau yang bekerja di bidang penyusunan Anggaran dan Laporan
Keuangan sebanyak 15 orang. Analisis data menggunakan metode deskriptif
kuantitatif. Hasil penelitian menyatakan bahwa kinerja pemerintah Provinsi Riau
dilihat dari Rasio Derajat Desentralisasi Fiskal atau Otonomi Fiskal Daerah (DDF)
selama Tahun 2014-2018berkategori baik persentase rata-ratanya mendekati 50%.
Rasio Kemandirian Keuangan Daerah (RKKD) berkategori tinggi. Rasio
Efektivitas PAD berkategori kurang baik karena belum mencapai 100%. Rasio
Efisiensi Keuangan berkategori kurang baik. karena rata-rata rasio efisiensi
nilainya lebih dari 100%. Rasio Keserasian Belanja Operasi berkategori
seimbang. Rasio Keserasian Belanja Modal berkategori tidak seimbang.
Kemampuan sumber daya manusia di Pemerintahan Provinsi Riau dalam kondisi
yang baik dapat dilihat dari nilai skor rata-rata sebesar 3,44 yang berkategori baik.
Pengelolaan sumber daya alam oleh Pemerintahan Provinsi Riau sudha berjalan
baik dapat dilihat dari nilai skor rata-rata sebesar 4,04 yang berkategori baik.