Lewati ke konten utama
THESIS

Repositori Institusi

Kelayakan Agroindustri Tahu di Kelurahan Umban Sari Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru (Studi Kasus Agroindustri Tahu Pak Timbul)

Analisis yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi analisis biaya,
penerimaan dan keuntungan agroindustri tahu. Kemudian analisis kelayakan
dan analisis Break Even Poin (Titik Impas). Pengolahan data dilakukan
dengan menggunakan program Microsofi Excel.
Metode penelitian yang dilakukan menggunakan metode studi kasus.
Sampel dalam penelitian ini adalah Agroindustri Tahu milik Bapak Timbul
dengan pertimbangan bahwa Agroindustri Tahu Bapak Timbul merupakan
salah satu pemasok tahu di Pasar Rumbai Kelurahan Meranti Pandak
Kecamatan Rumbai Pesisir. Sumber data yang digunakan dalam penelitian
ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer berupa karakteristik
pengusaha agroindustry tahu dalam satu bulan, sedangkan data sekunder
dikumpulkan dari instansi terkait serta literatur ilmiah dan penelitian
terdahulu.

Hasil penelitian menunjukkan Total penerimaan kotor yang didapat
pada agroindustri tahu adalah Rp 64.920.000/bulan dan total biaya yang
dibutuhkan adalah Rp 46.611.32S/bulan. Sehingga keuntungan atau
penerimaan bersih pada agroindustri tahu Pak Timbul di Kelurahan Umban
Sari Kecamatan Rumbai adalah sebesar Rp 18.308.675/bulan. Nilai Benefit
Cost Ratio dalam usaha agroindustri tahu Pak Timbul dalam satu bulan
produksi sebesar 1,39. Artinya usaha agroindustri tahu Pak Timbul layak
untuk diteruskan karena nilai BCR — 1. Break even point (O) terjadi pada
saat penjualan tahu berjumlah 477 ember. sedangkan break even point (Rp)
terjadi pada saat penjualan tahu bernilai 29.037.140.-. Artinya, usaha
agroindustri pak timbul berada pada titik pulang pokok atau titik impas
dimana usaha berada pada titik tidak untung maupun rugi adalah pada saat
penjualan tahu sebanyak 477 ember atau dengan nilai Rp 29.037.140,-.
Kata Kunci : Agroindustri, Tahu, Kelayakan, Break even point

Informasi Repositori
Jenis
Thesis
Informasi Detail
Tahun Terbit
Bahasa
id
ISSN
-
Last Updated
2023-12-29T08:07:07Z
Akses Artikel