Base Transceiver Station (BTS) terdiri dari modul-modul yang memiliki indikator alarm untuk
mengindikasikan adanya error pada komponen dalam sistemnya. Kurangnya tenaga ahli alarm
BTS, menyebabkan para operator harus terlebih dahulu membuka buletin atau referensi lainnya
untuk mengetahui penanganan dari tiap alarm sehingga tidak terjadi kesalahan fatal.
Keterbatasan itulah yang menyebabkan PT.KMS Pekanbaru cukup kesulitan untuk melakukan
troubleshooting dengan cepat.