Lewati ke konten utama
THESIS

Repositori Institusi

Analisis Sistemproteksi Petirpada Gas Metering Stationtgi

Petir merupakan fenomena alam yang terjadinya akibat loncatan atau pelepasanmuatan listrik karena adanya beda potensial antara awan dan bumi. Sambaranpetir dapat mengakibatakan kerusakan bangunan dan peralatan yang beradadi
bangunan. pada Gas Metering Station TGI Balai Pungut pernah mengalami
ganguan akibat sambaran petir, walaupun sudah memiliki SistemProteksi Petir. Gangguan yang terjadi adalah terhentinya penyaluran gas ke Unit LayananPembangkit Listrik Tenaga Gas/Mesin Gas Balai Pungut. Dari taksiran resikoyang dihitung berdasarkan PUIP, 3 bangunan yang berada pada Gas MeteringStation TGI Balai Pungut yaitu bangunan control room, Gas Piping Skid 1danGas Piping Skid 2 memiliki indeks R sebesar 14. Dengan nilai taksiranini
diperkirakan terjadi sambaran petir besar sehingga sangat dibutuhkan pengamanterhadap sambaran petir. Perhitungan juga dilakukan dengan standar SNI
03-7015-2004, dengan hasil ketiga bangunan tersebut mempunyai nilai Ndsebesar 0,62, 0,28 dan 0,24 di mana bila nilai Nd > Nc (0,1) bangunan tersebut
membutuhkan sistem proteksi petir. pada penelitian ini, metode Rolling Spheredengan persamaan Love dan Amstrong-Whitehead digunakan untuk mengukur
jarak sambar dan sudut lindung. Persamaan Love juga digunakan pada standar
IEC 62035. Berdasarkan hasil perhitungan dengan persamaan Love didapatkanjarak sambar (rs) sebesar 109,986 meter dan sudut lindung 62,986
o
. Perhitungandengan persamaan Amstrong-Whitehead didapatkan jarak sambar 114,762 meter
dan sudut lindung 63,564
o
. Dari hasil visualisasi 3 dimensi perhitungan tersebut
dengan aplikasi Sketch Up, dapat disimpulkan bahwa sistem proteksi petir yangterpasang pada area Gas station belum bisa melindungi semua bagian bangunandan berpotensi terjadi sambaran langsung pada bangunan yang terdapat pada areaGas station.

Informasi Repositori
Jenis
Thesis
Informasi Detail
Tahun Terbit
Bahasa
id
ISSN
-
Last Updated
2024-01-31T17:21:52Z
Akses Artikel